Menu

Organisasi

Teken MoU dengan KND, Pemuda Katolik Banten Dorong Gerakan Inklusif bagi Penyandang Disabilitas

badge-check

Teken MoU dengan KND, Pemuda Katolik Banten Dorong Gerakan Inklusif bagi Penyandang Disabilitas Perbesar

TANGERANG – Pemuda Katolik Komisariat Daerah (Komda) Banten memperkuat komitmennya untuk hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat melalui kolaborasi dengan berbagai pihak. Salah satunya dengan menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) bersama Komisi Nasional Disabilitas (KND) untuk mendorong gerakan yang lebih inklusif bagi penyandang disabilitas.

Penandatanganan MoU dilakukan dalam pertemuan Pengurus Pemuda Katolik Komda Banten bersama Dewan Pembina, Romo Moderator, dan sejumlah pengurus komisariat di Ruang St. Paulus, Gereja St. Odilia Citra Raya, Tangerang, Selasa (25/8/2026). MoU tersebut diwakili oleh Anggota Komisioner KND, Kikin Tarigan.

Pertemuan ini merupakan yang pertama setelah pelantikan Pengurus Komda Banten pada Februari 2026. Hadir pengurus Komisariat Lebak, Tangerang Selatan, Kota Tangerang, dan Kabupaten Tangerang. Selain memperkenalkan pengurus kepada Dewan Pembina yang terdiri atas Dewan Penasihat Awam dan Dewan Pakar, forum ini menjadi ruang konsolidasi untuk menyatukan visi dan memperkuat kerja organisasi periode 2025–2028.

Ketua Pemuda Katolik Komda Banten, Ignatius Arie Titahelu, mengatakan sejak dilantik pihaknya terus membangun komunikasi dan membuka ruang kolaborasi dengan pemerintah maupun berbagai lembaga.

“Selama ini pengurus Komda Banten terus bergerak. Setelah pelantikan kami melakukan audiensi dengan sejumlah instansi pemerintah dan lembaga untuk mengenalkan diri dan menjajaki peluang kolaborasi,” ujar Arie.

Menurutnya, dukungan Dewan Pembina menjadi bagian penting dalam memperkuat kerja organisasi. Salah satu kontribusi nyata yang telah berjalan adalah Rumah Konsultasi Bantuan Hukum, yang telah menangani lebih dari 20 kasus.

“Yang datang tidak hanya dari internal agama Katolik, tapi juga dari umat beragama lain. Ini hal yang sangat positif,” katanya.

Perkuat Gerakan Inklusi

Anggota Komisioner KND, Kikin Tarigan, menyambut baik kerja sama tersebut dan menyebut MoU sebagai langkah awal kolaborasi untuk memperluas jangkauan perhatian terhadap penyandang disabilitas.

“Pemuda Katolik Banten adalah perpanjangan tangan KND untuk menjangkau masyarakat atau kaum disabilitas yang membutuhkan perhatian dan bantuan. Mereka perlu mendapatkan dukungan dari negara. Dan Pemuda Katolik kini menjadi organisasi yang bisa menjembatani harapan para penyandang disabilitas,” ujar Kikin.

Kerja sama tersebut diharapkan dapat dikembangkan menjadi program konkret, termasuk edukasi, pendampingan, akses informasi, serta penguatan jejaring bagi penyandang disabilitas di tengah masyarakat.

Romo Moderator Pemuda Katolik Komda Banten, Romo Felix Supranto, SS.CC, mengapresiasi berbagai kerja nyata organisasi. Menurutnya, Pemuda Katolik merupakan bagian dari perutusan Gereja untuk hadir secara nyata di tengah masyarakat.

“Pemuda Katolik adalah utusan Gereja untuk hadir secara nyata di tengah masyarakat. Jadi jangan khawatir. Kerjakanlah hal-hal baik dan beri manfaat kepada masyarakat. Sebab itu adalah salah satu tugas perutusan Gereja yang mulia,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi Rumah Konsultasi Bantuan Hukum sebagai bentuk pendampingan bagi umat dan masyarakat yang menghadapi persoalan.

Sementara itu, Pembimas Katolik Kanwil Kemenag Provinsi Banten, Pormadi Simbolon, menyambut positif langkah Pemuda Katolik Banten dalam membangun komunikasi dengan pemerintah dan Gereja.

“Kami dari Pembimas Katolik Provinsi Banten melihat gerak dan kerja Pemuda Katolik Banten ini sebagai hal positif. Sehingga bila nanti di tingkat provinsi ada hal-hal yang perlu kami komunikasikan, entah kepada umat atau orang muda, kami tahu siapa yang perlu kami ajak diskusi,” katanya.

Selain memperkuat kolaborasi eksternal, Pemuda Katolik Komda Banten juga mendorong penguatan organisasi dengan menghidupkan kembali komisariat di wilayah Banten Barat, khususnya Serang, Cilegon, dan Pandeglang.

Pengurus Pemuda Katolik Komda Banten menegaskan bahwa perjumpaan dan kolaborasi dengan Gereja, pemerintah, lembaga negara, serta masyarakat menjadi bagian dari upaya membangun organisasi yang semakin terbuka dan bermanfaat.

Penandatanganan MoU dengan KND menjadi salah satu langkah konkret untuk memperkuat komitmen tersebut. Bagi Pemuda Katolik Banten, inklusivitas bukan sekadar wacana, tetapi harus diwujudkan melalui kerja nyata, pendampingan, dan kolaborasi agar manfaat organisasi dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat tanpa membedakan latar belakang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Pemuda Katolik Jabar Siap Tanam 500 Mangrove di Cirebon, Wujud Nyata Semangat Laudato Si’ Rawat Rumah Bersama

4 Sep 2026 - 03:53 WIB

Pemuda Katolik Jabar Siap Tanam 500 Mangrove di Cirebon, Wujud Nyata Semangat Laudato Si’ Rawat Rumah Bersama

Pemuda Tani Dukung Program Prioritas Prabowo, Dorong Percepatan Swasembada Pangan

27 Agu 2026 - 07:57 WIB

Pemuda Tani Dukung Program Prioritas Prabowo, Dorong Percepatan Swasembada Pangan

Pemuda Tani Kota Bogor Ajak Generasi Muda Lawan Hoaks dan DFK: Kritik Kebijakan, Bukan Sebar Fitnah

25 Agu 2026 - 23:21 WIB

Pemuda Tani Kota Bogor Ajak Generasi Muda Lawan Hoaks dan DFK: Kritik Kebijakan, Bukan Sebar Fitnah

Pemuda Tani Kota Bogor Mengajak Anak Muda Menjaga Marwah Demokrasi yang Berkualitas

23 Agu 2026 - 16:23 WIB

Pemuda Tani Kota Bogor Mengajak Anak Muda Menjaga Marwah Demokrasi yang Berkualitas

Turnamen Badminton Pemuda Katolik Jadi Ruang Perjumpaan dan Silaturahmi Kebangsaan

22 Agu 2026 - 14:00 WIB

Turnamen Badminton Pemuda Katolik Jadi Ruang Perjumpaan dan Silaturahmi Kebangsaan
Trending di Nasional