Cuaca Ekstrem Melanda Lima Kecamatan di Kota Medan
Pada malam hari tanggal 18 Agustus 2026, Kota Medan diguyur hujan deras yang disertai angin kencang dan angin puting beliung. Kejadian tersebut melanda lima kecamatan yang tersebar di beberapa titik wilayah kota, yaitu Medan Johor, Medan Barat, Medan Timur, Medan Sunggal, dan Medan Helvetia. Cuaca ekstrem ini menyebabkan berbagai dampak seperti banjir, pohon tumbang, serta kerusakan pada sejumlah bangunan dan kendaraan.
Berdasarkan data sementara dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan, sebanyak 13 kepala keluarga terdampak oleh peristiwa tersebut. Saat ini, petugas BPBD masih melakukan pemantauan dan pendataan terhadap lokasi-lokasi yang terkena dampak cuaca ekstrem.
Salah satu kejadian yang dilaporkan terjadi adalah di Jalan H.M. Said, Lingkungan IV, Kelurahan Perintis, Kecamatan Medan Timur. Di lokasi tersebut, pohon tumbang menimpa lima unit mobil. Meskipun demikian, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Kendati begitu, kerusakan pada kendaraan warga menjadi perhatian serius bagi petugas BPBD.
Selain di Medan Timur, kejadian serupa juga terjadi di wilayah Medan Barat. Bahkan, tiga mobil milik Ketua DPRD Kota Medan, Wong Chun Sen, turut menjadi korban akibat pohon yang tumbang. Pohon tersebut jatuh di depan Kantor Lurah Pulo Brayan Kota sekaligus di depan kediaman Ketua DPRD Medan.
Kepala BPBD Kota Medan, Yunita Sari, menjelaskan bahwa personel Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD masih melakukan monitoring dan pendataan terhadap sejumlah lokasi terdampak. Beberapa titik yang masuk dalam pemantauan antara lain:
- Kelurahan Babura, Kecamatan Medan Sunggal yang terdampak angin puting beliung.
- Kelurahan Pulo Brayan Kota, Kecamatan Medan Barat.
- Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Medan Johor.
- Kelurahan Durian, Kecamatan Medan Timur.
- Kelurahan Tanjung Gusta, Kecamatan Medan Helvetia.
Yunita menyebutkan bahwa data tersebut merupakan laporan sementara yang dihimpun hingga Selasa malam. Jumlah keseluruhan titik terdampak masih dalam proses pendataan karena petugas BPBD masih melakukan monitoring di lapangan.
“Data hingga tadi malam yang masih terdata, belum total semua. Nanti lagi ya saya. Ke Pusdalops ya, saya lagi acara sama Pak Wali dan Ibu, izin,” kata Yunita.
BPBD Medan masih melakukan pemantauan terhadap dampak cuaca ekstrem di sejumlah wilayah. Warga diimbau meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan deras disertai angin kencang, mengingat potensi pohon tumbang dan kerusakan bangunan dapat terjadi sewaktu-waktu berulang ke depan.
Sebelumnya, hujan deras disertai angin kencang yang melanda Kota Medan, Selasa (18/8/2026) malam, menyebabkan pohon mahoni berukuran besar tumbang dan menimpa dua mobil dinas dan satu mobil pribadi Ketua DPRD Kota Medan, Drs Wong Chun Sen Tarigan.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 20.00 WIB di Jalan Budi Pembangunan III, Kecamatan Medan Barat. Pohon tumbang berada tepat di depan Kantor Lurah Pulo Brayan Kota sekaligus di depan kediaman Ketua DPRD Medan.
Dua mobil dinas yang tertimpa pohon yakni mobil listrik Hyundai Ioniq 5 dan Hyundai Palisade, satu mobil lainnya Innova. Informasi yang diperoleh, mobil Ioniq 5 mengalami kerusakan cukup parah. Sementara Hyundai Palisade mengalami kerusakan pada bagian belakang setelah tertimpa batang dan dahan pohon.
Ketua DPRD Kota Medan, Wong Chun Sen Tarigan, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan, dirinya mengetahui kejadian itu setelah mendapat laporan dari petugas keamanan yang berjaga di kediamannya.
“Saya tadi mendapat laporan dari sekuriti di rumah bahwa mobil dinas yang biasa terparkir di depan rumah rusak akibat tertimpa pohon saat hujan deras turun,” ujar Wong kepada media.
Wong mengatakan, saat kejadian dirinya sedang melakukan kunjungan kerja ke luar kota sehingga tidak mengetahui langsung kondisi kedua kendaraan tersebut.
“Kebetulan saya sedang kunjungan kerja ke luar kota, jadi tidak mengetahui kondisi terakhir, hanya mengetahui sesuai yang dikatakan sekuriti,” katanya.
Ia menambahkan, kondisi kendaraan tersebut selanjutnya akan dilaporkan kepada Sekretariat DPRD Kota Medan untuk ditindaklanjuti, termasuk proses perbaikan.
Sementara itu, Lurah Pulo Brayan Kota, Rivai Nasution, membenarkan adanya pohon tumbang yang menimpa kendaraan dinas Ketua DPRD Kota Medan. “Iya benar bang. Kabarnya pohon tumbang di depan kantor lurah dan menimpa mobil dinas Ketua DPRD Kota Medan. Saya juga sedang memantau situasi di sekitar kelurahan dan anggota sudah saya kerahkan untuk meninjau ke lokasi,” ujar Rivai.

















