Fraksi Partai Demokrat Manggarai Minta Pengusaha Tidak Naikkan Harga Sembako Saat Bencana
Di tengah situasi sulit akibat bencana gempa bumi yang mengguncang Flores pada 15 Agustus 2026, Fraksi Partai Demokrat DPRD Kabupaten Manggarai mengeluarkan pernyataan penting. Mereka meminta para pemilik toko dan pelaku usaha untuk tidak menaikkan harga sembako maupun barang logistik lainnya di Kota Ruteng.
Pernyataan ini disampaikan oleh Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Kabupaten Manggarai, Aleksius Armanjaya, kepada media pada Rabu, 19 Agustus 2026 pagi. Ia menyampaikan bahwa berdasarkan informasi yang diperolehnya, sejumlah harga sembako dan barang logistik lainnya di Kota Ruteng mengalami kenaikan drastis.
Kenaikan Harga Sembako Menjadi Perhatian Serius
Menurut Bang Lexy, sapaan akrab dari politikus tersebut, situasi pascagempa membutuhkan solidaritas dan kepedulian kemanusiaan. “Saat ini kita sedang berada dalam masa sulit akibat bencana gempa bumi. Pada situasi seperti ini, berbagai bahan pokok dan kebutuhan logistik lainnya sangat diperlukan untuk membantu ribuan korban yang kini mengungsi, baik di posko pengungsian terpusat maupun secara mandiri,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa Fraksi Partai Demokrat Manggarai meminta para pemilik toko dan pelaku usaha untuk tidak menaikkan harga secara sepihak. “Kita semua harus bergerak untuk saling meringankan beban. Ini momentum untuk menghidupkan kembali nilai gotong royong, bukan mencari keuntungan besar di tengah tangisan akibat bencana,” tambahnya.
Pentingnya Kolaborasi dalam Penanganan Bencana
Bang Lexy juga menekankan bahwa kerja sama dan kesadaran dari berbagai pihak, termasuk para pengusaha dan pedagang, sangat diperlukan agar penanganan pascabencana di Kabupaten Manggarai dapat berjalan lancar dan tepat sasaran. Ia menilai bahwa saat ini adalah waktu yang tepat untuk saling mendukung dan memberikan bantuan kepada sesama.
Adapun berdasarkan data terbaru, jumlah korban meninggal dunia di Kabupaten Manggarai saat ini mencapai 27 orang. Sementara itu, 32 orang mengalami luka berat dan 102 orang mengalami luka ringan. Total jumlah warga yang mengungsi akibat gempa Flores mencapai 13.935 jiwa.
Tindakan Konkret untuk Membantu Korban Bencana
Fraksi Partai Demokrat Manggarai menyarankan agar para pengusaha dan pelaku usaha lebih proaktif dalam membantu korban bencana. Mereka meminta agar harga sembako tetap stabil dan tidak dimanfaatkan sebagai alat untuk mencari keuntungan pribadi.
Selain itu, mereka juga menyarankan agar para pengusaha dapat memberikan bantuan berupa sembako atau barang logistik secara gratis kepada korban bencana. Hal ini diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak gempa.
Kesimpulan
Dalam situasi seperti ini, setiap individu dan lembaga memiliki peran penting dalam membantu korban bencana. Fraksi Partai Demokrat Manggarai berharap bahwa dengan adanya kesadaran dan kolaborasi dari berbagai pihak, penanganan pascabencana dapat dilakukan secara efektif dan manusiawi.

















