Menu

Nasional

Upaya Darurat Penanganan Karhutla di Kalimantan

badge-check

Upaya Darurat Penanganan Karhutla di Kalimantan Perbesar

Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang melanda wilayah Kalimantan menjadi perhatian serius pemerintah pusat. Presiden Prabowo Subianto terjun langsung meninjau titik api di Kalimantan Barat untuk memastikan proses pemadaman berjalan maksimal. Presiden menginstruksikan seluruh jajaran terkait untuk bekerja lebih cepat, terkoordinasi, dan menindak tegas oknum yang terbukti sengaja membakar lahan.

Dampak dari kebakaran ini semakin memprihatinkan dengan meluasnya kabut asap yang menyelimuti permukiman warga. Data terbaru menunjukkan peningkatan tajam kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) di Kalimantan Tengah, terutama di Kota Palangkaraya. Fasilitas kesehatan setempat kewalahan menangani warga, terutama anak-anak, yang mengeluhkan gangguan pernapasan akibat paparan asap pekat.

Petugas gabungan dari TNI, Polri, dan relawan terus berjibaku di lapangan meski menghadapi medan yang sulit dan sumber air yang terbatas. Selain pemadaman melalui jalur darat, operasi pemboman air atau water bombing juga terus dioptimalkan. Namun, kondisi lahan gambut yang kering membuat api di bawah permukaan tanah sangat sulit untuk dipadamkan sepenuhnya.

Kondisi kabut asap bahkan telah menyeberang hingga ke wilayah perbatasan di Sarawak, Malaysia, yang memicu penutupan ratusan sekolah demi kesehatan para siswa. Pemerintah Indonesia terus menjalin komunikasi dengan pemerintah Malaysia untuk bekerja sama dalam memitigasi dampak asap lintas batas, sembari mempercepat upaya pemadaman di titik-titik api utama.

Pemerintah menegaskan bahwa penanganan Karhutla kali ini tidak hanya fokus pada pemadaman, tetapi juga pada evaluasi kebijakan pencegahan kebakaran di masa mendatang. Perlindungan hutan dan lahan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan juga memerlukan partisipasi aktif masyarakat dan sektor swasta untuk menghentikan pembukaan lahan dengan cara membakar.

Data mengenai peninjauan langsung Presiden Prabowo Subianto ke Kalimantan Barat, instruksi penanganan, serta data dampak kesehatan (ISPA) dan luas lahan terbakar diambil dari laporan komprehensif iNews Sore yang mencakup liputan di lapangan dan data BPBD setempat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

BAHARO 2026 Dorong Produk Lokal Desa Hambaro Naik Kelas Lewat Promosi dan Uji Pasar

29 Agu 2026 - 11:45 WIB

BAHARO 2026 Dorong Produk Lokal Desa Hambaro Naik Kelas Lewat Promosi dan Uji Pasar

Pemuda Tani Kota Bogor Ajak Generasi Muda Lawan Hoaks dan DFK: Kritik Kebijakan, Bukan Sebar Fitnah

25 Agu 2026 - 23:21 WIB

Pemuda Tani Kota Bogor Ajak Generasi Muda Lawan Hoaks dan DFK: Kritik Kebijakan, Bukan Sebar Fitnah

Mahasiswa IPB Ciptakan “METAMORFOSIS” untuk Bangun Keserasian Emosi Ibu dan Anak Penyintas Kanker

25 Agu 2026 - 12:56 WIB

Mahasiswa IPB Ciptakan “METAMORFOSIS” untuk Bangun Keserasian Emosi Ibu dan Anak Penyintas Kanker

Gempa Susulan dan Krisis Kemanusiaan di Flores

24 Agu 2026 - 15:00 WIB

Gempa Susulan dan Krisis Kemanusiaan di Flores

Kasus Suap Penerimaan Mahasiswa Baru di Universitas Jenderal Soedirman

24 Agu 2026 - 10:00 WIB

Kasus Suap Penerimaan Mahasiswa Baru di Universitas Jenderal Soedirman
Trending di Nasional